Monthly Archives: March, 2013

MEMAKNAI KONSELING ISLAM

   Kata bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari “guidance” dan“counseling” dalam Bahasa Inggris. Keduanya sangat dekat dan tidak bisa dipilah dalam prakteknya. Secara harfiah kata guidance bermakna menuntun, mempedomani, menjadi petunjuk jalan dan mengemudikan. Sedangkan kata counseling diartikan dengan bersama atau bicara bersama”. Counsel juga diartikan sebagai diartikan sebagai nasehat (to obtain counsel); anjuran (to give counsel); pembicaraan(to take counsel).

Abu Ahmadi, (1991: 2) mengartikan Bimbingan adalah suatu proses yang terus-menerus dalam membantu perkembangan individu untuk mencapai kemampuannya secara maksimal dalam mengarahkan manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat.[1]

Ada pun menurut Prayitno Prayitno dan Erman Amti (2004: 99), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.

Dari dua definisi di atas sudah dapat diperoleh suatu gambaran bahwa bimbingan itu adalah suatu proses pemberian bantuan kepada orang lain oleh seorang yang profesional, sehingga perkembangan jiwa yang menerima bantuan dapat bekembang secara normal.

Dari definisi di atas dalamnya paling tidak ada tiga komponen yang bekerja dalam proses bimbingan yaitu: Seorang ahli, Bantuan yang diberikan dengan berbagai macam metodenya dan juga seseorang yang dianggap memiliki masalah dalam perkembangan jiwanya. Ketiga komponen ini harus mampu di selaraskan dengan baik, sehingga bisa terlaksananya proses bimbingan yang maksimal. Adanya proses interaksi yang timbal balik sangatlah diharapakan, bukan hanya dari sipembimbing searah.

Sedangkan konseling menurut para pakar adalah hubungan tatap muka antar dua orang yang di dalamnya ada kemampuan oleh konselor untuk mampu mempengaruhi si konseli bisa memahami diri sendiri.  Proses tatap muka inilah yang menjadi inti dari proses konseling. Yang dalam interaksi tersebut banyak sekali terjadi peristiwa yang menyebabkan si konseli mampu mengenal diri dengan baik kembali, sehingga terjadi suatu Kehidupan Efektif Sehari-hari (KES). Namun jangan membayangkan bahwa itu terjadi dalam waktu yang cepat. Diperlukan langkah-langkah khusus yang tentunya seorang konselor terdidik sudah sangat paham apa yang mesti dilakukan.

James F, Adams,  sebagaimana dikutip oleh I.Djumhur dan Moh. Surya (1975: 29) mengemukakan bahwa  “Konseling adalah suatu pertalian timbal balik antara dua orang individu dimana yang seorang (konselor) membantu yang lain (konseli) supaya ia dapat memahami dirinya dalam hubungan dengan masalah-masalah hidup yang dihadapinya waktu itu dan pada waktu yang akan datang” [2]

Selanjutnya C. Patterson (1967) berpendapat bahwa konseling adalah proses yang melibatkan hubungan pribadi antara konselor dengan satu atau lebih klien dimana konselor menggunakan metode-metode psikologis atas dasar pengetahuan yang dimilikinya. dan banyak lagi pendapat para ahli yang berbeda berkenanan dengan makna konseling sesuai derngan sudut pandangnya masing-masing.

Dari dua definisi di atas dapat dipahami bahwa inti konseling adalah proses interaksi yang berlangsung antara konselor dan konseli. Sukses tidaknya kegiatan konseling sangat tergantung pada dua aktor tersebut dalam mengadakan pertemuan tersebut.

Berikutnya—lagi proses penulisan

 

 


Drs.H. Abu Ahmadi & Drs. Ahmad Rohani HM., Bimbingan dan Konseling  di Sekolah(Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1991), h. 2

[2] I. Djumhar dan Moh. Surya. 1975. Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Guidance & Counseling). Bandung : CV Ilmu

 

Advertisements

Akhir Dajjal

Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan China

http://tausyah.wordpress.com/Sholat 5 waktu

Barang kali akhi ukhti sudah pernah mendengar maupun membaca artikel tentang ini sebelumnya, sebagaimana di search engine juga terdapat banyak yang membahas tentang tulisan ini. Namun demikian, tentu masih banyak di antara akhi lagi ukhti sekalian yang belum mengetahui. Karenanya..marilah mencermati tulisan ini dengan seksama..

 إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَاباً مَّوْقُوتاً

Sesungguhnya shalat bagi orang mukmin ialah kewajiban yang tertentu (telah ditetapkan) waktunya.” (QS. An-Nisa:103).

Segala ketetapan ALLAH Subhana wa Ta’ala atas sekalian manusia, tidak ada yang sia-sia melainkan faedah dan kemanfaatannya juga dapat dirasakan oleh manusia itu sendiri. Terlebih lagi dengan sholat lima waktu yang telah ALLAH tetapkan bagi seluruh muslimin dan muslimah didunia, mengapa sholat wajib ditetapkan berdasarkan lima waktu yang merupakan rincian bahwa ada lima waktu bagi manusia dalam sehari dan hal itu ditetapkan sebagai waktu-waktu untuk beribadah kepada ALLAH Tabaraka wa Ta’ala. Waktu-waktu shalat juga mengajarkan kita untuk selalu menghargai waktu dan hidup sesuai dengan siklus yang terjadi di alam semesta. Waktu-waktu shalat yang kita lakukan sangat sesuai dengan kaidah dan ketentuan sistem terapi dalam ilmu kesehatan China.

 Subuh Sebagai Terapi Paru-paru

Pages: 1 2

مَنْ صَلَّى الْ…

مَنْ صَلَّى الْفَجْرَ فِيْ جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللهَ تَعَالَى حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، كَانَتْ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ، تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
“Barangsiapa yang shalat shubuh dengan berjama’ah kemudian dia berdzikir kepada Allah Ta’ala sampai terbitnya matahari lalu dia shalat dua raka’at, maka pahalanya seperti pahala berhaji dan ‘umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. At-Tirmidziy no.591)

Terapi Shalat Subuh Mengatasi Maksiat

(e-arrahman.com). Orangtua wajib memperhatikan shalat subuh anak-anaknya.

Ciri ciri anak Remaja yang bermasalah :

1. Bangunnya suka kesiangan, karena suka begadang.

2. Lama dikamar mandi. Kamar mandi itu tempatnya jin dan syetan, kadang dipakai para remaja untuk melampiaskan syahwatnya.

Fadhilah Shalat Shubuh :

1. Siapa yang melaksanakan shalat subuh berjama’ah berturut-turut 40 hari maka ia akan mendapatkan pahala; Pembebasan dari Api Neraka dan Pembebasan dari sifat Nifaq (Kemunafiqan). HR Tirmidzi

Makna NifaQ menurut bahasa yaitu salah satu lobang tempat keluarnya yarbu (hewan sejenis tikus) dari sarangnya, dimana jika ia dicari dari lobang yang satu maka akan keluar dari lobang yang lain.

Nifaq menurut syara’ yaitu menampakkan Islam dan kebaikan tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan.

Nifaq terbagi 2, yaitu Nifaq I’tiqady dan Nifaq ‘Amaly.

Nifaq I’tiqadi (keyakinan) yaitu nifaq besar, di mana pelakunya menampakkan keislaman, tetapi menyembunyikan kekufuran. Jenis nifaq ini menjadikan keluar dari agama dan pelakunya berada di dalam kerak neraka. Allah Subhanahu waTa’ala menyifati para pelaku nifaq ini dengan berbagai kejahatan, seperti kekufuran, ketiadaan iman, mengolok-olok dan mencaci agama dan pemeluknya serta kecenderungan kepada musuh-musuh agama untuk bergabung dengan mereka dalam memusuhi Islam.

Nifaq jenis ini ada empat macam:

1.Mendustakan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam atau mendustakan sebagian dari apa yang beliau bawa.

2.Membenci Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam atau membenci sebagian apa yang beliau bawa.

3.Merasa gembira dengan kemunduran agama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam .

4.Tidak senang dengan kemenangan agama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam .

Nifaq amali (perbuatan) yaitu melakukan sesuatu yang merupakan perbuatan orang-orang munafiq, tetapi masih tetap ada iman di dalam hati. Nifaq jenis ini tidak mengeluarkannya dari agama, tetapi merupakan perantara (wasilah) kepada yang demikian. Pelakunya berada dalam iman dan nifaq.

Nahnu nahkumu bizhzhawaahir wAllahu yahkumu bissaraa’ir :”Kami hanya menghukumi yang zahir dan Allah lah yang menghukumi yang tersembunyi”.

Siksaan bagi orang-orang Munafik adalah :”Akan dimasukkan ke Neraka yang paling bawah. (QS. An-Nisaa’ 145)

Diantara tanda akhir zaman yaitu :”Memberikan nama baru atau istilah baru namun hakekatnya sesat, seperti : Undian Berhadiah, rupanya Judi. Ta’arufan rupanya Pacaran. Bahkan sampe ke tingkat politik pun kadang Dalil sampe diplintir. Seperti ayat;”Walaa taqrabaa hadzihisy syajarah”. Janganlah engkau mendekati pohon ini.. Dikarenakan ada partai yang berlambang pohon.

Permisalan orang yang bertauhid dan orang munafik adalah orang bertauhid digambarkan ibarat pohon akarnya kokoh didalam tanah (QS. Ibrahim 24)dan rantingnya tinggi menjulang ke langit. Sebaliknya orang munafiq ibarat pohon yang akarnya hampir tercabut dan rantingnya lemah, gampang patah.

Fadhilah Shalat Subuh,
Yang ke-Dua yaitu: Allah akan berkahi ummatnya diawal pagi. Sabda Nabi sebagai do’a untuk ummatnya; Allaahumma baarik liummatii fii bukuurihim. (Yaa Allah berkahilah ummatku diawal paginya). HR Tirmidzi

Berani bangun di waktu subuh adalah suatu keberanian memasuki zona nyaman. Membentuk jiwa militan terhadap godaan-godaan setan dari ngantuk, tidur dll.

Mencontoh Sahabat Abu Bakar RA yang sebelum subuh telah berkeliling bershadaqah dan menjenguk orang sakit.