MEMAKNAI KONSELING ISLAM

   Kata bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari “guidance” dan“counseling” dalam Bahasa Inggris. Keduanya sangat dekat dan tidak bisa dipilah dalam prakteknya. Secara harfiah kata guidance bermakna menuntun, mempedomani, menjadi petunjuk jalan dan mengemudikan. Sedangkan kata counseling diartikan dengan bersama atau bicara bersama”. Counsel juga diartikan sebagai diartikan sebagai nasehat (to obtain counsel); anjuran (to give counsel); pembicaraan(to take counsel).

Abu Ahmadi, (1991: 2) mengartikan Bimbingan adalah suatu proses yang terus-menerus dalam membantu perkembangan individu untuk mencapai kemampuannya secara maksimal dalam mengarahkan manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat.[1]

Ada pun menurut Prayitno Prayitno dan Erman Amti (2004: 99), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.

Dari dua definisi di atas sudah dapat diperoleh suatu gambaran bahwa bimbingan itu adalah suatu proses pemberian bantuan kepada orang lain oleh seorang yang profesional, sehingga perkembangan jiwa yang menerima bantuan dapat bekembang secara normal.

Dari definisi di atas dalamnya paling tidak ada tiga komponen yang bekerja dalam proses bimbingan yaitu: Seorang ahli, Bantuan yang diberikan dengan berbagai macam metodenya dan juga seseorang yang dianggap memiliki masalah dalam perkembangan jiwanya. Ketiga komponen ini harus mampu di selaraskan dengan baik, sehingga bisa terlaksananya proses bimbingan yang maksimal. Adanya proses interaksi yang timbal balik sangatlah diharapakan, bukan hanya dari sipembimbing searah.

Sedangkan konseling menurut para pakar adalah hubungan tatap muka antar dua orang yang di dalamnya ada kemampuan oleh konselor untuk mampu mempengaruhi si konseli bisa memahami diri sendiri.  Proses tatap muka inilah yang menjadi inti dari proses konseling. Yang dalam interaksi tersebut banyak sekali terjadi peristiwa yang menyebabkan si konseli mampu mengenal diri dengan baik kembali, sehingga terjadi suatu Kehidupan Efektif Sehari-hari (KES). Namun jangan membayangkan bahwa itu terjadi dalam waktu yang cepat. Diperlukan langkah-langkah khusus yang tentunya seorang konselor terdidik sudah sangat paham apa yang mesti dilakukan.

James F, Adams,  sebagaimana dikutip oleh I.Djumhur dan Moh. Surya (1975: 29) mengemukakan bahwa  “Konseling adalah suatu pertalian timbal balik antara dua orang individu dimana yang seorang (konselor) membantu yang lain (konseli) supaya ia dapat memahami dirinya dalam hubungan dengan masalah-masalah hidup yang dihadapinya waktu itu dan pada waktu yang akan datang” [2]

Selanjutnya C. Patterson (1967) berpendapat bahwa konseling adalah proses yang melibatkan hubungan pribadi antara konselor dengan satu atau lebih klien dimana konselor menggunakan metode-metode psikologis atas dasar pengetahuan yang dimilikinya. dan banyak lagi pendapat para ahli yang berbeda berkenanan dengan makna konseling sesuai derngan sudut pandangnya masing-masing.

Dari dua definisi di atas dapat dipahami bahwa inti konseling adalah proses interaksi yang berlangsung antara konselor dan konseli. Sukses tidaknya kegiatan konseling sangat tergantung pada dua aktor tersebut dalam mengadakan pertemuan tersebut.

Berikutnya—lagi proses penulisan

 

 


Drs.H. Abu Ahmadi & Drs. Ahmad Rohani HM., Bimbingan dan Konseling  di Sekolah(Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1991), h. 2

[2] I. Djumhar dan Moh. Surya. 1975. Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Guidance & Counseling). Bandung : CV Ilmu

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: