Dunia Plastik

Pagi membelah dunia menjadi baru

Sebuah lemparan pamper keluar rumah

Anak-anak menangis meminta dibeliin permen karet

Menyertai ibu-ibu yang belanja sayur dalam kresek yang baru semuanya

Bapak keluar dengan jas baru dikantongnya

Menyimpan persiapan seminar yang dipenuhi hiasa bunga buatan

Di jalanan membelikan sebuah makanan pizza pesanan

Di antarkan ke kantor makan siang

Ku ratapi dengan segala bahasa

Tentang apa yang kulihat

Namun gundukan pamper kini menjadi nyata

Gundungan bunga juga kian membara

Dan kresek-kresek ibunda setiap hari terus membalut lingkup kita

Sampai akhirnya nafas kita menyatu

Dengan plastik yang tak bisa diurai

Entah kapan kita berhenti dan bilang

Tidak dengan gundukan ini semua

Atau kita kan menjadi dia juga suatu hari entah

Kapan ?

Banda Aceh, 20 juni 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s