Category Archives: PuiSi

Di Akhir Bulan ramadhan

Bulan  sudah menua

Cahaya nya kian redup

Pendarannya tak sekuat dulu lagi

Kini menghiasi kampungku yang jauh dari hiruk pikuk

 

Manusia kini siap-siap berlebaran

Membeli baju, menyiapkan timphan

Untuk diri dan mungkin para tuan-tuan

Yang akan segera dihidangkan saat lebaran tiba

 

Di mesjid orang mulai hilang

Sedikit saja yang bisa bertahan

Mungkin iman, mungkin takut dan harap

Dan kuyakinkan bahwa mereka orang-orang terikhlaskan

 

Di mesjid-mesjid kami berteriak pelan

Mengharap belas kasihan Tuhan

Di akhir bulan yang penuh kerahmatan

Mengharap Tuhan beri sebuah tambalan

Keampunan untuk hari kemudian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Dunia Plastik

Pagi membelah dunia menjadi baru

Sebuah lemparan pamper keluar rumah

Anak-anak menangis meminta dibeliin permen karet

Menyertai ibu-ibu yang belanja sayur dalam kresek yang baru semuanya

Bapak keluar dengan jas baru dikantongnya

Menyimpan persiapan seminar yang dipenuhi hiasa bunga buatan

Di jalanan membelikan sebuah makanan pizza pesanan

Di antarkan ke kantor makan siang

Ku ratapi dengan segala bahasa

Tentang apa yang kulihat

Namun gundukan pamper kini menjadi nyata

Gundungan bunga juga kian membara

Dan kresek-kresek ibunda setiap hari terus membalut lingkup kita

Sampai akhirnya nafas kita menyatu

Dengan plastik yang tak bisa diurai

Entah kapan kita berhenti dan bilang

Tidak dengan gundukan ini semua

Atau kita kan menjadi dia juga suatu hari entah

Kapan ?

Banda Aceh, 20 juni 2013

Rindu Kasih Mu

Hamba tahu Engkau sangat pemurah

Namun itu semua kadang terlupakan

Oleh kegalauan hidup duniawi

Melupakan apa yang telah Engkau beri

Dan selalu berharap yang tiada

Hamba tahu Engkau selalu melihat kami

Tapi kami melupakan bahwa engkau Maha Melihat

Dari yang tampak dan kami sembunyikan

Itulah kadang kebodohan yang tak kami akui

Hamba tahu Engkau selalu ada

Dan kami akan fana

Kebebalan hamba lah yang membuat kian bermasalah

Mengagungkan kefanaan dan kadang melupakan ke Ada- an

Engkau beri tambahan harapan di setiap tahunnya melalui ramadhan

Namun kadang kami tetap gagal

Maka tiada kata yang lebih agung

Astafirullah atas segala dosa atas kesilapan dan kesengajaan kami

Walau kami harus menutup mata

Sambil berharap rahmat-Mu akan lebih besar dari amarah-Mu

%d bloggers like this: